Penampakan knalpot Honda Blade keluaran lama atau juga
Honda Absolute Revo emang tampil futuristik. Desainnya sporty abis dengan pipa knalpot berpenampang oval berbalut warna hitam serta bermoncong lapisan krom dengan tekstur cekungan futuristic di penampang lingkar corongnya (copas dikit dari ototrend).
Namun dibalik tampangnya yang keren itu ternyara menyimpan kelemahan yang sangat menyebalkan. Desain muflernya yang berbalut cat hitam membuatnya rentan terhadap goresan. Kena gesek sedikit saja pasti meninggalkan bekas "luka" yang sangat tampak jelas. Itu pula yang dialami knalpot reva saya ini. Di usianya yang genap 4 tahun kini goresannya memenuhi seluruh penampang mufler,sampe hampir menggores luka di hatiku. Hihihi...:)
Kenyataan inilah yang membuat saya mulai berpikir untuk menggantinya dengan knalpot racing. Hal yang ga pernah terlintas dalam pikiran saya sebelumnya. Alasanya klasik,karena ogah dengan suaranya yang berisik. Sampe kemudian keinginan makin kuat. Dalam angan saya biar ga nanggung ganti aja pake yang racing exhaust. Selain mengjindari kemalangan yang sama jika ganti dengan yang satandar. Siapa tau bisa dongkrak performa juga walau cuma sedikit. Tampang juga makin gagah tentunya.
Ditambah lagi sekarang banyak knalpot racing dengan label silent series. Kata iklannya si suaranya lebih silent sesuai namanya, bahkan diklaim ada yang mampu sesenyap knalpot standar.
Jadi penasaran juga akhirnya, tanpa pikir lama langsung aja selancar di youtube dikit. Dan... Ketemu..! Ya video yang dimaksud berhasil ditemukan. Saya dengerin langsung deh dengan khusyuk sampe pake headset segala. Wow! ternyata suaranya memang signifikan lebih silent dari versi 3bold dll. Tapi kalo belum denger langsung ko kayanya masih belum mantab juga. So,harusnya gimana...? Barangkali ada yang punya saran?
Minggu, 30 Juni 2013
Knalpotku ancur...?
Senin, 10 Juni 2013
Burok identitas Brebes ato...?
Asslamualaikum..
Kali ini saya akan bahas sedikit tentang salah satu seni yang berkembang di daerah brebes dan cirebon. Apa ya itu...? ya,kalo liat gambarnya mungkin banyak yg belum tau kesenian apa ini.
oke, ini adalah seni burok. seni burok adalah kesenian khas masyarakat pesisir brebes dan cirebon khususnya wilayah losari yang berbatasan langsung dengan kab.brebes. Entah apa yang menginspirasi seni ini. Tapi sepertinya masyarakat setempat terinspirasi dari tunggangan Nabi Muhammad SAW ketika beliau melakukan isra dan mi'raj. (mungkin saja)
Pada awalnya dalam setiap penampilannya burok menampilkan 2 hewan imajiner (burok) yang berbadan seperti kuda,namun berwajah layaknya bidadari cantik dan di iringi beberapa hewan pendamping seperti kuda,harimau dan gajah.
Seiring waktu berjalan, dengan mulai masuknya kesenian dari tiongkok burokpun mulai dihiasi dengan penampilan barongsai. Ada juga grou group seni tertentu yang mencoba memadukan dengan kesenian daerah lain,seperti adanya dadap merak yg sering kita lihat pada reog ponorogo. Nah dalam hal ini saya secara pribadi sangat sangat tidak setuju dengan pencampur adukan seni seperti itu. masuknya barongsai dll ke dalam seni burok jelas akan mengikis kekhasan burok itu sendiri. Maka pada giliranya sang pemilik kesenian akan kehilangan identitasnya. Di sisi lain inovasi dan kreatifitas mutlak diperlukan dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan. Inovasi yang mengikuti jaman tentu akan membuat kebudayaan semakin segar dan tak ditinggalkan masyarkatnya. Tapi inovasi dan kresi dari suatu mahakarya seni bukanlah inovasi yang mencabut akar dan identitas karya seni budaya itu sendiri.
Sekian dulu tulisan saya kali ini
Wassalam..